Ini tentang sebuah cerita nyata dalam kehidupan yang
terjadi dalam kehidupanku berjalan seiring waktu membuat suatu sejarah cinta
dimasa lalu yang terkadang bila mengingatnya membuat hatiku tersenyun dan
menangis dimana aku dan dia melewati beribu kisah tanpa terasa waktu demi
waktuterus berlalu kisah tawa menjadi kenangan yang pahit dimana dua insan yang
saling mencintai tak bisa bersatu untuk selamanya, yang menjadi goresan hati
seumur hidupku.
Kejadian yang tak pernah kuda dan baru pertama aku
mengalaminya sebetulnya hati tak pernah percaya ini akan terjadi namun
kenyataan dan faktanya mengatakan beda hidupku rasanya berubah dari mudah
mendapatkan wanita menjadi menjauh dari yang namanya wanita tak tau mengapa ini
tejadi didalam hidupku. Aku berharap jika ada kehidupan kedua aku bisa hidup
bersamanya, dulu yang kuketahui terjadi perpisahan walau masih saling mencintai
karena kematian namun ini jauh berbeda kami hidup saling menyayangi dia juga
bukan istri orang yang mungkin melanggar adat jika dia milik orang namun kami
harus berpisah. Ada sebuah rahasia yang sebenarnya dia tidak pernah tau dan
selalu kusimpan rapat-rapat tapi jujur aku sangat menyayanginya kebaikan, manja
senyumnya, tingkahnya, dan kesetiannya tak pernah bisa hilang dari ingatanku,
mungkinkah tuhan akan memberiku wanita lebih dari itu lagi? Dalam hatiku
mengatakan Seperti dia untukku sudah lebih dari cukup. doanya tertulis selalu
namaku apa karena dia terlalu baik maka tak pantas bersanding denganku yang selalu
jauh dari kebaikan.
Diperjalanan pulang
kami kehujanan karena helm Cuma satu aku menyuruhnya untuk memakainya namun dia
tak mau memakainya kami pun tak memakainya biar sama-sama merasakan butiran
hujan. Setelah itu dia sudah mau duduk disampingku tapi mengatakan sayang masih
hanya lewat sms saja. yang penting bagiku dia mau mengakui kalau dia sayang
kepadaku.
namun sempat aku
selingkuh ditempat kuliah akupun terkadang sekali sebulan memberikan kabar
kepadanya namun dia tetap setia menungguku.seperti biasa dia tak pernah keluar
sama laki-laki lain kecuali aku yang bisa dibilang sangat beddebahnya diriku
saat itu, namun setiap aku pulang
kampong aku pasti langsung kerumahnya dan teman-temanku sudah tau kalau aku gak
ada dirumah pasti dirumahnya walau aku selingkuh namun dihatiku dialah nomor
satu belum pernah aku mendapatkan wanita seperti dia banyak disukai laki-laki
namun tetap setia walau dia tau yang sebenarnya aku adalah orang tak bisa jauh
dari perempuan, ditahun baru kedua kami sangat merasa bahagia dimana diapun
menciumku yang sampai sekarang tak bisa kulupakan , walaupun dikehidupanku dicium
wanita itu hal yang sangat lumrah namun rasanya ini sangat berbeda. dari situ
juga aku baru dikasih memegang tangannya, begitu banyak kupegang tangan wanita tapi sekali lagi aku
merasa kebahagian yang luar biasa malam itu bagaikan mendapat anugrah dari
tuhan. Dari situ aku memutuskan untuk berpisah dari selingkuhanku yang sempat
membuatku bermasalah sampai diancam selinkuhanku. Setelah itu Akupun menjalani
hubungan dengan LS dengan baik, ketika
itu sempat perempuan yang udah lama hilang kontak denganku datang lagi tapi aku
langsung memberi tahu perempuan itu kalau aku sudah memiliki wanita lagi,
pertama aku mengakui seorang perempuan karena bagiku dia adalah wanita yang
layak disayangi sepenuh hati.
ketika tahun baru
ketiga kami seperti sebelumnya menghabiskan malam bersama walau hanya sekedar
duduk bersama sampai jam 05.30 wib tapi
setelah itu datang laki-laki yang ingin melamarnya masih teringat jelas
tangisnya diteligaku dan meminta aku agar menjumpai orangtuanya walau belum
pernah kulakukan sebelumnya akupun melakukannya demi dia , dimalam itu hatiku
bercampur aduk aku sangat gelisah, namun hatinya tau apa yang kurasakan dia
memegang tanganku sambil berjalan memasuki rumahnya. Aku melihat matanya aku
tau sudah lemas karena tidak makan dan selalu menangis kuberanikn berbicara
dengan orang tuanya namun tidak direspon baik oleh orangtuannya dimalam itu
dimana keadaan memaksaku harus berpisah dengannya dan pertama kalinya aku
merasa kehilangan sosok yang sangat berarti bagiku sempat putus asa dengannya
namun tuhan sekali lagi berkendak lain kami bersatu kembali rasa ku tak pernah
berkurang malah makin sayang kepadanya, pertama kalinya juga aku kembali kepada
mantanku, bagiku dia tetap nomor satu walaupun sebelum kami balikan ada
beberapa wanita yang sudah dekat kepadaku aku meninggalkan semuanya samapai-sampai
aku dicap sebagai cowok tukang php perempuan, hubungan kami pun semakin erat
dan akupun membawanya keorangtuaku dan kepada nenekku semua kerabat dan keluaga
besar sudah tau dialah pacarku dan orang tuanyapun mengetahui itu perasaanku
sudah merasa lega karena LS adalah perempuan yang pertama bisa membuatku
bertahan bertahun-tahun yang mana sebelunya aku tak pernah bettah berhubungan
sampai setahun, suatu hari kami menanam padi disawah mamakpun meminta dia
membantu akupun meminta ijin kepada orang tuanya untuk membawanya keladang,
orang tuanya merespon dengan baik dan member izin. walau tak pernah menanam
padi disawah dia ikut dengan kami dan belajar disitu, disawah kami disanjung
dan diledeki kerabat-kerabat yang dimana orang jalan-jalan membawa pacar
ketempat wisata aku malah membawa pacarku menanam padi yang membuat kami terkekeh
dan tertawa-tawa bahagia. ketika pulang orang tuaku menyuruh kami pulang satu
kereta dia kubonceng dan paling ingat dia memakai sarung aku tak pake baju dan
tak mengunakan sandal kami terkekeh-kekeh dijalan karena penampilan kami,
sesampainya dirumah dia memasak dan bantu kakak melipat kain, dan dari rumah
dia memakai celana kakak dan memakai bajuku karena lupa membawa baju ganti dari
rumahnya selesai makan malam akupun mengantarnya pulang.
Ketika sesampainya dirumahnya kami dicandai tetangganya,”
kami kira gak pulang lagi langsung jadi” kamipun senyum turun dari kereta dan
disambut hangat oleh keluarganya dirumah, kami dikasih makanan manis satu
piring berdua membuat aku senyum-senyum melihatnya dengan bahagia pada waktu
itu. Semenjak dari situ kawan-kawan sering melesingi” kami tunggu undangannya’
dan aku berharap dari situ dialah pendampingku kelak. sewaktu dia pergi kerja
keperantauan aku dibohongi dibilang dia dikampung ternyata dia berada dikota
tempatku kuliah setelah beberapa bulan kemudian berhubung mau natal ketika dia
mau pulang baru jujur kalau selama beberapa bulan dia sudah bekerja dikota
dimana aku kuliah, dia menyuruhku menjemputnya dari tempat kerjanya mau pulang
kampong. Kamipun pulang sama dari perantauan disitu aku menganggapnya lebih
dari seorang pacar melainkan seorang pendampingku kelak, kamipun tahun baruan
bersama sampai pagi seperti sebelum-sebelumnya namun setelah tahun 2017 kami mendapat
masalah besar karena dimana dia mau dilamar seseorang yang satu kampong
dengannya beberapa minggu dia menagis dan jarang makan selalu menelfon menyakan
keseriusanku kepadanya aku tak bisa bilang apa-apa karena sudah dipenghunjung
kuliah harus menyelesaikan sekripsi dia terus-terusan menanyakan keseriusanku
dan bagaimana hubungan tentang kami. dia memintaku untuk menjumpainya kamipun
jumpa di danau sekali lagi aku melihatnya menangis, setelah itu orang tuanya
menanyakan lagi tentang kami aku juga tak bisa memberi kepastian beberapa jam
aku ngomong kepada orang tuannya namun tetap aku tak bisa memberi sebuah
kepastian karena kuliahku yang sudah dipenghujung, teringat kata-kata orang
tuanya” kalau memang kamu menyayanginya biar kami tolak lamaran itu” aku juga
tak bisa menjawab karena dibalik aku harus menyelesaikan kuliah belum bekerja
ada sesuatu yang sangat mengharuskan dia lepas dari hidupku yang tak pernah
mereka ketahui.
Walau kami saling menyayangi, walau rasa masih sangat
dalam kami berpisah dengan kata , TAK JODOH berat namun itulah kenyataan
didunia ini. Padal pahit manis dunia sudah kami lalui bersama, semua masih
jelas sampai sekarang rasa dan kerinduan sangat dalam. Ingin melihatnya
tersenyum utuk terakhirkalinya namun aku menahan, takut tak bisa menerima
kenyataan kini aku hidup dengan pikiran amburaut namun harus menyelesaikan
skripsi. Aku sadar hidup bertibal balik dengan sinetron, terkadang iri melihat
orang berpasangan yang tak menghargai hubungan seperti aku dulu. Sekarang yang
kutau kalau aku pulang kampong yang menyambutku hanyalah orang tuaku tak
adalagi dia/LS. Disini aku merasa tak ada yang mengerti aku sama sekali namun
kurasa tidak hanya disini dimanapun takkan pernah mengerti akan perasaanku.
LS menikah dengan orang yang telah melamarnya pada tanggal
26 april 2017
Ceritaku ini banyak terpotong karena keterbatasan manusia
untuk mengingat dan jika kuceritakan secara terperinci mungkin dua puluh buku
baru bisa muat, dan banyak yang tak kuceritakan tentang kami berdua.
maaf kalau berantakan karena hanya mencoba menulis tentang diri sendiri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar