Sabtu, 13 November 2021

Kisah Horor Kosan

 

    Dulu di tahun 2012 setelah gagal tes apdi negara saya merantau kemedan dan itu pertama kali saya menginjakkan kakiku dikota itu, karna masih belum tau kota tersebut saya tinggal bersama saudara saya dikontrakannya. Namun setelah tiga hari saya dan saudara saya mencari tempat kosan, disekitaran kampus UNIMED di jalan pancing. Kosannya gak bertingkat lantai keramik bercat warna hijau tua dan kosannya ada dua ya bersebelahan.


 Didepannya ada pohon mangga dan memiliki halaman agak luas, dan kamar mandinya cuma satu, yang brada disamping kamarku, asbesnya gak ada tapi kayu kerangka atap kamar mandinya seperti bekas terbakar sedikit dan atapnya seperti ada bekas asap mengepul hitam2 seperti bekas kebakaran. Malam pertama saya mau tidur disitu ada kejadian aneh pagi2 banyak rambut dilantai kamarku, aku belum curiga atau mempunyai pirasat aneh dalam pikiranku, mungkin rambutku rontok karna banyak pikiran, karna dikosku belum ada peralatan makan aku makan ditempat saudaraku yang jaraknya lumaya dekat. Setelah jam setengah 12 saya pulang kekos ketika sampai saya melihat perempuan duduk dibawah pohon mangga dihalaman, dia duduk diatas ban mobil bekas karena saya merasa lelah saya tidak menggubris nya, mungkin anak kos sebelah pikirku karna aku juga belum pernah liat anak kos sebelah. Tapi ketika pagi saya melihat banyak rambut lagi dilantai setelah saya liat dengan teliti rambunya panjang2 sedangkan rambutku hanya satu sisir karna habis tes abdi negara itu. Dan itu terus setiap pagi saya temukan di lantai kamar walaupun setiap hari saya sapu. Setelah seminggu lebih, yang punya kos sebelah datang ternyata dia laki2, seperti biasanya kami cuma saling sapa sebentar dan malamnya saya mendengar suara cewek dari dalam kamar kos sebelah. Seperti orang nyayi tapi cuma nenene Nene nene ne seperti itu, pelan namun sangat jelas karena udah sekitaran jam dua. Ya kupikiri dia bawa saudara ceweknya atau pacarnya nginap dikamarnya, dan seperti biasa saya dipagi hari menyapu rambut dari lantai, dan saya melihat kawan di sebelah mau membuka kamarnya, lantas saya tanya dari mana pagi2 gini Lae...? Dia menjawab saya dari tempat kawan Lae ini saya mau ganti baju. Saya tanya lagi, Lae semalam tidur dimana? Ditempat kawanku Lae katanya,... Sambil tersenyum. Lalu dia masuk kamar dan keluar lagi, kami cerita2 dibawah pohon mangga yang katanya dia selalu nyapu rambut dan itu gak sedikit setiap pagi dan dia juga bilang pernah ada perempuan tidur disebelahnya namun dia gak bisa bergerak atau teriak... Dan setelah itu dia gak pernah lagi tidur dikamar nya itu. Saya juga cerita kalau saya setiap pagi nyapu rabut dikamar setelah itu dua hari kemudian pas di malam Minggu habis pulang nongkrong minum kopi sama kawan2 dari kampung saya pulang jam 12 lewat saya melewati gang2 yang banyak ngelem mabuk2kan. Setelah sampai dihalaman kos saya melihat perempuan yang waktu itu duduk dibawah pohon mangga dan cahaya lampu dibawah pohon itu agak gelap karna gak ada penerengan, terus saya samperin ngajak ngobrol" kakak tinggal di sekitaran ini?" Tapi dia cuman senyum mukanya sama bibirnya pucat saya perhatikan bajunya putih kekuningan trus ada bunga2 kecil motifnya karna dia senyum saya senyumin balik setelah itu saya pamit mau tidur , setelah berbaring dikamar kok bau bunga melati siapa yang bawa bunga kekamarku pikirku karna masih penasaran sama cewek didepan tadi saya intip dari jendela, pas saya liat dia udah berdiri dan menatap saya pucat tapi dia cantik sekali. Setelah saya rebahan ada yang ngetik setelah kubuka gak ada, kuliat lagi dibawah pokok mangga kakak itu masih berdiri dan menatap saya sambil tersenyum terus saya tanya "kak tadi siapa yang ngetik pintu saya" dia gak menjawab cuman tersenyum karna kurasa janggal saya langsung tutup pintu lagi, karena kakak itu tersenyum aneh bulu kuduk ku langsung berdiri, terus setelah berbaring ada lagi yang ngetuk pintu, makin gak enak pas ku intip dari jendela gak ada orang kutemgok lagi kebawah pohon mangga kakak itu tersenyum menatap, langsung kututup gorden aku duduk diam dikamar, mau keluar dah gak brani terpaksalah aku duduk megangi senter takut nya mati lampu. Dan setelah saya perhatikan dilantai ada satu2 rambut berjatuhan tapi gak tau dari mana... Disitu udah gelisah kali aku. Paginya saya gak bersih kamar lansung kedepan kosan ada warkop batasnya ada dinding tinggi sekitar 50 m dari kos yang jual kopi ustadz. Karna gak tahan aku tanya2 sama bapak itu dan kuceritakan semuanya, terus dijelaskan bapak itu beberapa taun sebelumnya itu kosan cewek dia anak perantauan juga kerja dekat Ramayana aksara yang gak jauh dari situ dia baik kata bapak itu parasnya juga cantik, na'asnya dia habis pulang kerja makan2 sama satu kerjanya pulang jam 12 lewat pas malam Minggu ketika dia melewati gang mau kekos jalan pintas gitu , dia ditangkap sama orang2 yang make2 sama orang mabuk2 dia diperkosa lebih dari lima orang secara bergiliran setelah lepas dari situ dia mulai menutup diri nangis2 didalam kos dua hari kemudian pas malam dia beli bensin eceran dari depan warkop ustadz itu, jam satu malam dia bakar dirinya dikamar mandi dan meninggal dikamar mandi itu, setelah itu kata pak ustadz gak ada yang mau lagi tinggal disitu setelah bertahun2 karna sering di ganggui...

Abis itu malamnya aku branikan tidur  disitu, tapi aku gak bisa tidur2 kecium lagi bau bunga pas mau liat kesamping kutengok kakak itu duduk dekat kepalaku sambil tersenyum. Mau teriak gak bisa mau gerakkan badan gak bisa2 kututup mataku tiba2 aku bangun paginya langsung aku lari keluar sama cuci muka pun aku gak brani lagi, siangnya kami cari kos dan langsung pindah

Minggu, 18 Juni 2017

gambar lucu bikin ngakak

gambar lucu bikin ngakak

Ini yang buat cewek gerget

yakin deh seratus persen


awas sakit perut liatnya



                                                                    republik cilubba




                                                              gambar lucu bikin ngakak






                                ayoo siapa mau dinikahin



                                         

   

kren abiskan



kalau liat ini mendding milih jadi single aja 

                                                        bagaimana menurut setuju nggak


awas pingsan ketawa ya......




model tahun sekarang
hehehehe





tkp-tkp














jurus maut heaaaak







Rabu, 07 Juni 2017

Berkorban demi ruang gelap, atau demi D dan ruang gelap…?

Berkorban demi ruang gelap, atau demi D dan ruang gelap…?

Hidup yang selalu ada pertanyaan tentang  yang lebih baik atau lebih buruk kenyataan dan ilusi dalam kehidupan yang tiada batas cinta atau hanya sekedar pengorbanan semata, penyiksaan dalam hidup untuk kedewasaan manusia saja semua jadi pertanyaan serta jawaban tersendiri. datang tanpa mencaritau, diam atau berlari semua akan sama saja jawabannya.

Ketika mencoba menjadi lebih baik dan menjadi orang yang berarti dalam hidup ada yang datang secara perlahan didalam hidupku tanpa sengaja namun menjadi nyata dalam kehidupan ketika hidupku mulai tentram dan merasa diatas datang dengan perbedaan yang sangat luar biasa bertanya dalam hatiku apa ini berbeda lagi..? Kurasa ia semakin lama mengamati dan mencuri kehidupan dari dirinya betapa tersadarnya aku dalam tidur bahwa begitu sempurna dan begitu indah yang kucuri dari tak pernah kusangka yang kucuri bukan barang antic ternyata bongkahan permata yang berkilau sehingga mata harus tertutup tak sanggup untuk menantapnya secara langsung. Aku berkata “ takkan kulepas barang begitu berharga ini dari dalam hidupku” memegang erat perkataan itu, semakin lama semakin terpegang erat-erat tanpa memberinya ruang untuk dicuri oleh orang lain,
Semakin lama permata yang berharga itu semakin menyatu denganku dan menjadi pemilik tunggal dari kehidupan yang sementara, karena telah menyatu dalam hidupku aku bersinar seperti D yang telah kumiliki semenjak lama. Demi barang berharga semua akan dilakukan untuk menjaganya”  Apa itu benar?
Tentu saja tidak manusia!!!
Kenapa tidak, itu sangat berharga bukan?
Betul manusia!!!
Terus?
Teruslah bertanya dalam hidup!!!
Pertanyaan itu begitu mengelitik dihati bukan?Namun aku telah menjalaninya semasa aku hidup bila dirasakan siapapun telah menyadari pertanyaan diatas dan jawabannya menjadi misterius dalam perjalanan hidup. Memang betul permata yang telah kucuri begitu berharga dan selalu kujag asehingga menjadi pemilik tunggal keberadaanya telah diakui dan kepemilikannya adalah atas namaku. adalah barang yang berharga yang kumiliki ya betul, dan aku juga menjaganya dengan baik serta sebagai balasan menjaganya akupun disinari menjadi lebih bercahaya itu bukan khayalan semata bersatu padu dalam hidupku.
Akubersinarbukan! Namunadasuatuhal yang membuat pertimbangan antara permataku dengan aku harus terlepas yaitu terlepas dari masalalu yang tak kujalani. Kenapa aku melepas permata yang berkilau itu dari hidupku? Karena setelah mencoba merasakan masalalu yang tak kujalani yang begitu gelap sampai tak bisa melihat apapun didalam suatu ruangan yang begitu hampa seperti tercekik karena udarapun tak bisa masuk kedalam. Dengan melepas permata setidaknya bisa memberi ruang cahaya dan udara itu masuk kedalam ruangan yang hampa dan gelap itu.
Secara tidak kusadari kukorbankan permata itu untuk membuat cahaya serta udara masuk kedalam ruangan itu. Kejadian ini membuat suatu pertanyaan benar atau salah yang telah kuperbuat…?
Jika aku meletakkan permata itu didalam ruangan itu untuk menyinari kegelapannya apa betul dia akan terjaga dan tetap bercahaya belum tentu ia, karena debu akan menutupi sinarnya dan lama kelamaan ruangan itu gelap kembali. Setelah kulepas permata itu apa betul dia dijaga pemilik barunya? Itu juga belum tentu terjadi! Karena belum tentu permata yang berharga bagiku tidak begitu berharga bagi yang lain.



Sacrifice for the sake of darkness, or for D and so on ...?

Sacrifice for the sake of darkness, or for D and so on ...?

http//darman-cibro.blogspot

The ever-present life of questions about better or worse reality and illusion in the life of infinite love or merely a mere sacrifice, the torture in life for human maturity alone is all a question and answer. Coming without looking, silence or running will all be the same answer.

When trying to be better and become a meaningful person in life there is a coming slowly in my life accidentally but it becomes real in life when my life starts to tranquil and feel above D comes with a very extraordinary difference asking in my heart what is this different again .. ? I think he was watching longer and stealing the life of D from him how awake I was in sleeping that D was so perfect and so beautiful that I stole from D I never thought that I stole is not an antic it turns out a lump of gem that shimmer so eyes must be closed unable to eat it directly . I said "I will not take this precious thing out of my life" holding it tightly, getting more and more tightly held without giving her room to be stolen by others.

The longer the precious gem becomes more and more integrated with me and becomes the sole owner of a transient life, because I have a life in my life as long as it has been. For the sake of all valuables will be done to guard it "Is that true?
Certainly not human !!!
Why not, it's worth it is not it?
True man !!!
Continue?
Keep asking in life !!!

The question is so intriguing hearted is not it? But I have lived it during my life when felt anyone has realized the question above and the answer becomes mysterious in the course of life. It is true that the gems I have stolen are so valuable and always kujag asehingga be the sole owner of his existence has been recognized and the ownership is in my name. D is a valuable item that I have right yes, and I also keep it well and in return guard it I will be more luminous illuminated it is not fantasy just united in my life.

I'm not shining! But the thing that made the consideration between my and my apparatus must be separated from the masalalu I did not live. Why am I taking the shining gem out of my life? Because after trying to feel masalalu that I did not live so dark that can not see anything in a room so empty as choked because udarapun can not go into. By removing the gems at least can give space light and air into the vacuum and the dark room.
I unconsciously sacrificed the gem to make light and air enter the room. This incident made a right or wrong question I had made ...?

If I put the jewel inside the room to illuminate the darkness it would be true he would awake and still glow not necessarily, because the dust would cover the light and gradually the room was dark again. After I remove the gem is it true he kept his new owner? That's not necessarily the case either! Because not necessarily precious gems for me are not so valuable to others.